Dolan ke Museum Angkut+

01.25.00 Athia ZF 0 Comments


MUSEUM ANGKUT
atau baru-baru ini lebih dikenal dengan Museum Angkut plus Movie Star Studio. Terletak di Jalan Terusan Sultan Agung No.2, Kel. Ngaglik, Batu. Lokasi yang terbilang strategis karena tidak berada di tengah perkotaan. Dan ketika malam hari, sepanjang jalannya kita dimanjakan dengan pemandangan pemukiman lampu kota Batu dan Malang. 

Hari itu, hari libur nasional. Sudah dipastikan tempat wisata ini akan ramai pengunjung. 
Sebenarnya harga normalnya 70.000, namun karena hari ini adalah hari libur nasional, maka tiketnya seharga 90.000. Aku sekeluarga kebetulan beli tiket masuk terusan (bisa mengakses D'topeng).Ternyata adik dan sepupu yang berusia 4 thn juga ikut kena kocek, dan ditambah lagi biaya kamera (DSLR, pocket, handycam, dll) wajib bayar 30.000 juga.

Wih wih, lumayan menguras kantong ya. Padahal cuma museum loh, isinya sebanding nggak sih sama harga tiketnya?  Yo, Check it out!



Gerbang masuk
Di ruang pertama ini, kita disuguhi kendaraan-kendaraan kuno yang mayoritas buatan negri orang. Mulai dari mobil tua, sampai kereta kuda ada. Di sisi lain juga ada miniatur-miniatur dari kendaraan antik lainnya.
Rame, kan?
Becaknya digantungin tuh. Sama kayak kamu nggantungin aku /EEAA/

Disini, media penyampaian informasinya tidak kaku. Salahsatunya kita diajak bermain 'tebak-tebak'an suara. Pencet tombol dibawah gambar, nanti bakal keluar suara. Dan, coba tebak itu suara alat transportasi apa. Jawabannya ada dibalik papan ini.
Kreatif, interaktif !

Rute selanjutnya, outdoor. Seakan diajak nostalgia, kembali ke masa dimana Jakarta masih disebut Batavia. Warung, gerobak sate, dokar, ada. Dan ejaan-nya pun memakai ejaan jadul. 


Saran aja nih, lebih baik main kesini nggak pas cuaca mendung-hujan gitu. Karena, area outdoornya ini seru banget buat foto-foto. Kalau hujan.. ya gitu. Pengalaman kemarin, karena hujan cukup deras jadinya nunggu hujan reda di warung sate /warung jadi-jadian maksudku/ 

Setelah itu, area kembali indoor. 
kinclong-kincloong semuaa


Add caption


Rasanya aneh kalau lokasi ini disebut museum. Karena konsepnya yang unik bisa menghilangkan suasana kaku seperti museum pada umumnya. Beberapa area di desain seperti beberapa negara, seperti Inggris, Italia, Jerman, dll. Mungkin bisa disebut photobooth raksasa. Karena tiap sudutnya bisa dijadikan tempat berfoto yang keren. Bahkan beberapa foto seakan bukan berlokasi di Indonesia. Hehe. 

Overall, aku merekomendasikan tempat ini untuk dikunjungi. Selain untuk mengenal lebih dekat tentang sejarah kendaraan, lokasi ini juga cocok untuk kalian--yang narsis, karena nggak perlu jauh-jauh ke luar negri, background dan properti di tempat ini sudah terbilang keren. 


Saran-saran
1. Nggak perlu ngajak anak kecil (usia 3-5). Soalnya, mereka jalannya cepet banget. Kita-nya lagi foto-foto, lagi baca keterangan, eh merekanya keburu hilang. Nah loh repot. (ini pengalaman, wiks)

2. Bawa minum.
Ternyata tempat ini luas banget. Biar nggak dehidrasi di jalan, jaga-jaga bawa sebotol air ya. Kalau dari pintu masuk, yang jual minum dan snack ringan lokasinya cukup jauh. Barulah di akhir museum ada yang namanya Pasar Apung, disini baru bisa nemuin banyaak kuliner/oleh-oleh. 

3.Bawa payung

Penutup, ini beberapa foto, sebut aja 'oleh-oleh' dari Museum Angkut.
Yang ini di DTopeng
Pasar Apung
Swipper !



Salahsatu produk yang dijual didalam museum. I really want it ukh -_-
Dari sore sampai magrib, akhirnya selesai keliling

Sebut saja Eiffel KW5


Tulus-Sepatu
Terimakasih sudah mampir, see ya !

You Might Also Like

0 komentar: